Benar – Benar Maknyussss

Benar – Benar Maknyussss akhirnya naik harga menjadi 6000 per liternya. Ini merupakan pilihan terakhir yang pilihan terakhir dari sekian banyak pilihan yang tersedia bagi pemerintah. Lalu apa saja pilihan – pilihan yang tersedia itu? Hanya Tuhan dan mereka yang duduk di kursi empuk sana yang tahu. Lalu mengapa mereka memilih menaikkan harga Benar – Benar Maknyussss daripada mengambil pilihan yang lain? Wah sekali lagi hanya Tuhan dan mereka yang duduk di kursi empuk sana yang tahu.

Lalu apa saja yang kita ketahui sebagai rakyat jelata? Yang kita tahu hanyalah harga Benar – Benar Maknyussss yang semakin membubung tinggi. Saking maknyussss-nya, kenaikan ini juga akan memicu kenaikan harga sembako. Bahkan karena sudah amat sangat maknyussss sekali, sebelum kenaikan harga ini harga sembako pun sudah melambung duluan. Ini seh istilahnya sudah jatuh tertimpa sembako pula.

Lalu apa jawaban dari pemerintah atas kenaikan harga ini? Kembali memberikan bantuan langsung tunai (menuju kematian) kepada masyarakat yang katanya miskin. Disini ada menuju kematian karena seringkali pembagian dana bantuan ini memicu kerusuhan dan (kalau tidak salah) memakan korban. Pembagian ini kembali berpotensi memakan korban terutama dari kalangan yang sudah tua – tua yang tidak akan kuat fisiknya jika harus mengantri selama berjam – jam dalam himpitan dan desakan orang – orang lain yang juga ingin dapat jatah dana bantuan. Mengapa ada kata katanya sebelum kata miskin diatas? Well, banyak orang – orang kita yang ga tau malu, bermuka badak dan suka makan tulang sodaranya sendiri yang juga ingin mendapatkan jatah dana bantuan ini walaupun sebenarnya mereka tidak layak mendapatkannya …. Shame on you …

Lalu, sebagai rakyat jelata, apa yang bisa kita lakukan? Waduh, kayaknya ga ada lah ya selain berusaha tetap hidup aja. Harga gabah yang dibeli tengkulak ga bakalan naik seiring naiknya harga sembako. Harga cabe dipasar akan tetap dikontrol oleh penjual bukan petani produsen tanpa merasakan efek dari kenaikan harga si Maknyussss. Well, mungkin inilah potret buram dari kenaikan si Benar – Benar Maknyussss.

Akhir, selamat atas kenaikan harga BBM dan semoga para penikmat kursi empuk sana berhasil menghemat keuangan negara. Ironis …

33 thoughts on “Benar – Benar Maknyussss

  1. katanya, sebenarnya SBY berencana untuk tidak naikin BBM karena adanya berita scam ttg penemuan BLUE ENERGY itu (silahkan baca priyadi.net), tapi karena ternyata penemuan itu scam dan sang penemu juga menghilang (dihilangkan oleh raksana2 minyak?) maka terpaksa BBM jadi dinaikkan

  2. program pemerintah kan untuk mengentaskan kemiskinan. Karena ketidakbecusannya, kemiskinannya sulit di berantas. Biar simple orang miskinnya lah yang dientaskan. Jadi kemiskinan praktis akan berkurang kan?? Jadi pemerintah bisa koar-koar klo telah sukses mengentaskan kemiskinan.

  3. Wah iya euy, maknyuss pisan tulang sodaranya ntu. Apalagi dipresto, Hihihi
    Duh, saya ndak bisa komentar apa-apa kang mas Win. Katanya se terlalu complicated, sampe mo pecas ndahe.
    Btw, jgn bawa-bawa saiya ya, saya udah nggak jualan cengek alias cabe. Hehehe

  4. BBM..(Benar2 Maknyuss)..hmm..,ato Benar2 Mabok??Kemana orang2 R&D yg notabene pinter2 itu ya?(kok ga ada solusi/better options?ato lebih milih ikutan politik utk 2009 ya?)Bukankah kita memiliki SDAnya,SDM jg sdh siap kan?Aneh,kaya SDA n SDM kok justru menderita ya Win.Ironis..

  5. saya setuju kok!!
    hehe.. toh kan yang menikmati subsidi 20% bukan orang yang membutuhkan..
    knapa ga sekalian 10rb aja y? supaya sekalian aja saya jual mobil trus beli sepeda.. kalo cuma 6000 nanggung..
    mo jual mobil nanggung, nabung buat beli sepeda nanggung.. hahaha

    Sayangnya kita ga tau ada Opsi apa aja shg BBM jadi naik. Pemerintah milih keputusan ky gitu pasti karena Opsi terakhir, emang SBY ga mau dipilih lagi th depan? masa beliau bakal milih keputusan yg akan menjatuhkan ‘pasaran’nya?
    naikin harga BBM tu pasti jg melalui pemikiran yang matang.. Lagian harga minyak di luar NegRi bukanny juga naik y?
    Toh, ada BLT, tapi BLT dalam bentuk uang tuh ga guna.. mending bikin lapangan kerja buat mereka..

    Uhm.. ga tau jg sih.. bingung.. hee

  6. ** Indonesia bangkit menuju harga BBM setara di Luar Negeri (ini kan kemajuan namanya)

    ** Gaji/Upah Nasional yang tetap dibawah (mampu mempertahankan lebih sulit daripada mencapai, prestasi juga buat pemerintah)

    **BLT (Bantuan Langsung Tunai); untuk rakyat miskin, sudah sering kejadian yang nerima BLT berdesak-desakan sampai titik darah penghabisan (bagian dari semangat 100 thn kebangkitan nasional), untuk pejabat; BLT adalah lahan baru untuk korupsi

    **Pertamina semakin berkibar didunia internasional karena kini pejabat-pejabat sudah bisa jadi kayak Juragan Minyak dari Arab (emang gua pikirin, yang penting duit masuk kantong sendiri)

    Jadi Indonesia Bener-Bener Makyuuusss: Babe-Babe Makin kaya, Buruh-Buruh Makin sengsara, MERDEKA

  7. Maknyuuuussssss.
    Glek.
    Kembangkan motor listrik yuuuk
    Ntar panel surya nya kita taruh di helm.
    trus dari helm, energi itu ditransfer ke battery lewat bluetooh ke receiver yang di buat khusus sebagai penalang energi yang diteruskan ke koil tegangan tinggi (berfungsi sebagai peningkat listrik) yang di suply kan ke battery ato accu kering (dry cell).
    gemana?
    keren ga.
    *mode menghayal ON*

  8. jadi apa yang ditanyakan? hahaha… kidding..
    habis mau gimana lagi mas winyo, kalau cuma mau protes aja ya ndak maju-maju dunk.. kan ini real aja, harga BBM di negara kita, yang konon kabarnya lagi memperingati kebangkitan nasional, ikut naik karena harga minyak dunia juga naik. Nah, sekarang, yang harus dicari solusinya adalah bagaimana caranya kita yang punya bangsa penghasil minyak terbesar ini bisa mengolah minyak mentah.
    Lihat aja yang nyari emas, sampai kegunung-gunung, ngelewati jurang, air terjun diterobos, sungai dilewati, tapi begitu dijual (masih belum jadi emas yang bisa langsung pakai) ternyata cuma dihargai 100.000 untuk 75 gramnya. Sedangkan harga emas yang sudah diolah begitu dijual bisa melambung sampai jutaan.. WOW!
    Jadi, sampai kapan kita bisa berhenti ngirim minyak mentah?

    salam,

  9. *maaf ralat, pada kalimat: “Lihat aja yang nyari emas, sampai kegunung-gunung, ngelewati jurang, air terjun diterobos, sungai dilewati, tapi begitu dijual (masih belum jadi emas yang bisa langsung pakai) ternyata cuma dihargai 100.000 untuk 75 gramnya.” kata “75 gram” itu salah ketik, yang bener “75 persen emas murni”
    maaf ya, hahaha…

    salam,

  10. Saya agak kurang sependapat dengan statement kita harus “Mengencangkan ikat pinggang“.Ikat pinggang siapa yang harus dikencangkan lagi?Kami?(rakyat kecil)?Bayangkan saja pinggang kita yang sudah terikat kencang,kita kencangkan lagi..!Terasa menyiksa bukan?Bahkan kita tak akan mampu lama menahan sakitnya.Kita tidak diberikan opsi yang lebih baik.Tersiksa atau tidak,mau atau tidak,terpaksa menerima BLT.Tidakkah kita melihat dibalik tatapan hampa,kalut dan derita rakyat yang antri BLT,ingin diberi pilihan yang lebih baik….

  11. tumben melali mai nok,, nah jeg antosin gen nak bali dadi presiden mare nyidang mudah biin BBM, ngantosang nak uli pitsburg ne jeg mekelo sajan… enggalang mulih trus ngae parpol baru.. dobrak Indonesia.. !!

  12. Saatnya bike to work hehehe. Jangan salahkan kepada pemerintah. Jadikan langkah pemerintah itu pemicu buat kita utk cari duit banyak dan membeli pemerintah hehehehe. Duit banyak buat kampanye menjadi the next President, cihuy.

  13. kalo yang jual bensin di pinggir jalan gitu asli ga y? hehe.. apa campuran.. harganya gila2an..

    Bensin boleh mahal.. asal tidak langka..

  14. @bli devari: blue energy to benar – benar scam katanya kok bli. ada sodara saya yang lagi ngurusin masalah ini kalo ga salah bli. dia lagi penelitian salah satu energi alternatif sih jani tapi sing nawang sudah sejauh apa penelitian ne hehehehe …

    @bli proletarman: hehehehe … orang miskin dicemplungin aja ke laut bli. sama kayak nasib becak – becak mereka yang dicemplungin ke laut. solusi paling cepat dan bodoh dari pemerintah tolol hahaha …

    @kak guzand: hahahaha pecas ndahe ndoro kakung ya hehehe … ayo jualan cengek aja lagi hahahaha …

    @bli pande: memang susah dadi nak lacur bli hehe …

    @bud: hehehe … ga ngerti bud. masuk kantong masing – masing kali ya? kayaknya seh masuk kantong semua duit e

  15. @mbok pink: hehehe kapan ya mbok? kapan – kapan kali mbok

    @bli yanuar: kena bli. harga barang – barang mulai naik jani puk bli. makin mencekik gen lah harga ne. apalagi buat mahasiswa cara saya huhuhu …

    @bli ramayadi: saya murid ne bli. sing megae apa – apa ne. sing ngelah pis.

    @mbok gung: udah jual aja mobilnya mbok. naik sepeda gen ke kampus ne. kembali ke jaman dahulu tapi dengan sepeda yang udah keren hehehe …

    @bli anton: hidup penguasa orde baru bli. jaman dimana bbm tidak pernah naik harga ya bli hahahaha …

  16. @kak hangga: kenapa emang e kak?

    @bli wira: nasi jenggo ne menek sing aji ne bli haha …

    @bli dede: hahahahahaha … mantap sajan bli

    @mbak cantina: hahahaha … mari kita naikkan harga beras saja

    @bli gung de: mantap sekali hayalan ne bli. iya ni, mari kita mengkhayal aja dah tentang kemajuan indo hehe …

  17. @kak mew da vinci: benar itu, sebenarnya kita udah punya SDM e. liat aja berapa banyak lulusan anak bangsa yang bekerja di perusahaan minyak itu. tapi mengapa tidak ada usaha untuk mengambil alih perusahaan – perusahaan itu? malah kontrak kerja asing itu ditambah waktunya, sumur – sumur minyak dijual ke perusahaan asing. ini bego ato tolol, sayapun ga mengerti.

    @bud: mantap komen ne. memang bud, keputusan ini seakan tidak memihak kita (emang tidak memihak kita seh). opsi – opsi yang sudah ditempuh pemerintah juga kita ga ketahui. blt? ah blt cuman cukup buat beras aking aja, tragis.

    @guru wewe: wah berat kalo saya ikut – ikutan mencalonkan diri bli hahaha …

    @bli ady: minyak ne ditimbun bli. duit hasil jual minyak ne masuk kantong semua hahaha …

    @mbak juliach: hehehe … duit masuk kantong semua mbak. kantong e negara? ooo tentu bukan donk kantong pejabat negara lah ya …

  18. @bli hendra: hehehehe … hidup bike2work bli. dukung kampanye bike2work dah saya ne. cari duit buat kampanye? wah ntar lawan – lawan ne, pinjam duit buat sewa preman buat ngegebukin kita hahaha …

    @mbok gung: harganya berapa emang e mbok? bukan ne udah ga bole ya jual bensin di pinggir jalan gitu hehehe …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s