El Classico

Dan Barcelona pun akhirnya memenangkan laga semifinal Liga Champion malam ini. Pantaskah El Barca melewati Los Merengues dari dua laga semifinal ini? Saya kira amat sangat pantas sekali.

Saya kira tidak ada yang bisa memungkiri Barcelona tahun ini adalah tim terbaik di dunia.

Xavi dan Iniesta menjadi motor di lini tengah, Villa, Messi dan Pedro menjadi ujung tombak serangan – serangan mematikan yang ditopang oleh Puyol, Pique dan Valdes di belakang dan kiper. Belum lagi tusukan – tusukan mematikan dari sayap kanan oleh Dani Alves.

Yang menjadi polemik disini adalah jalannya pertandingan pertama yang mengundang kontroversi adalah pertandingan pertama antara kedua tim di semifinal Liga Champion seminggu yang lalu. Kartu merah yang diberikan kepada Pepe dianggap menjadi biang kekalahan Madrid dan Jose Moronyo kemudian dengan mulut besarnya membesar – besarkan masalah ini ke media. Jose Moronyo menyinggung bagaiman Pep dan Barcelona selalu dibantu oleh wasit.

Pertanyaannya berapa besar pengaruh wasit ke hasil sebuah pertandingan liga sebesar Liga Champion? Jawabannya tidak signifikan kalo kamu memang good enough. Kalo kamu berpikir wasit bisa mengubah hasil pertandingan, maka itu berarti tim kamu masih not good enough.

Kita harus mengakui bahwa wasit adalah seorang manusia dan manusia membuat kesalahan. Jika wasit membuat satu dua kesalahan, rasanya tidak perlu terlalu berkoar – koar menyalahkan kemana – mana atas kekalahan tim kita *Yep, I’m pointing at you Mr. Special Need One*

Dan dengan hasil imbang antara kedua tim di laga kedua, semua orang akan berpikir Jose Moronyo benar. Kalau saja tidak ada kartu merah, mungkin Madrid bisa lolos ke final.

Well, that’s a big NO NO!

Ada beberapa fakta yang perlu dilihat disini.

Premier League beberapa hari yang lalu, West Brom yang bermain dengan 10 orang pemain bisa mengalahkan Aston Villa. West Brom mencetak gol kedua pada saat mereka bermain dengan 10 orang pemain. Lalu kenapa Madrid tidak bisa melakukannya juga dengan 10 orang mereka? Jawabannya karena mereka not good enough.

Deportivo La Coruna pernah melakukan comeback besar di Liga Champion beberapa tahun yang lalu. Dari ketinggalan 4 – 1, Super Depor membalikkan keadaan 4 – 0 di Riazor. Dan lawannya adalah AC Milan yang saat itu masih diperkuat oleh Sheva dan Kaka. Kenapa Madrid tidak bisa melakukan comeback di Nou Camp? Karena they are not good enough.

Mungkin fakta terbesar adalah fakta dari pertandingan itu sendiri. Fakta dari pertandingan pertama adalah ball possession dari kedua tim. Pertandingan pertama 72% – 28% dan pertandingan kedua 63% – 37%. Dari sini kita lihat bagaimana El Barca mendominasi pertandingan mereka dengan possession football mereka yang menawang.

Shots dan shots on target 8(5) – 6(3) dan 10 (6) – 2 (1). Disini terlihat El Barca kembali mendominasi shot dan shot on target. Di pertandingan kedua Madrid bahkan hanya menghasilkan satu shot on target yang berarti Valdes hanya menjadi pajangan di gawang El Barca. Di pertandingan pertama ini juga kita menyaksikan gol ajaib dari Messi yang diciptakan setelah dia melewati setengah pemain Madrid yang ada di lapangan. Sheer magical stuff from Messi.

Jadi kenapa Jose Moronyo begitu berkoar – koar di media? Menurut saya itu semua untuk menutup – nutupi kesalahan strategi yang dia terapkan di pertandingan pertama. Dia berusaha mengalihkan perhatian semua orang ke hal – hal non – teknis yang terjadi di pertandingan itu (sama seperti penggelembungan kasus – kasus yang terjadi di Indonesia untuk mengalihkan perhatian publik).

Fakta sudah menunjukkan bahwa El Barca adalah tim yang lebih baik by far. Lini belakang Barca yang dikomandani Pique dan Puyol jauh lebih baik daripada lini belakang Madrid. Lini tengah Barca yang dikomandani Xavi dan Iniesta jauh lebih baik daripada lini tengah Madrid. Dan Leo Messi jauuuuuuuuuuuh lebih baik daripada Celeng Ronaldo by far.

Jadi menurut saya, Barca amat sangat pantas sekali lolos ke babak selanjutnya. Sekarang tinggal menunggu pertandingan selanjutnya yang bertajuk Boring Football …

Semoga Barca menjadi juara Liga Champion tahun ini.

One thought on “El Classico

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s