Statutory Rape

Statutory rape is a term used in some legal jurisdictions to describe consensual sexual relations that take place when an individual (regardless of gender) has sexual relations with an individual not old enough to legally consent to the behavior.

Saya sangat terkejut dengan berita di Balipost hari ini tentang I Putu Adi Suadnyana alias Robi alias Cicing, ups ternyata Tingting, yang tanpa menunjukkan rasa bersalah mengaku telah meniduri 8 orang gadis dibawah umur. Ah entah apa yang ada di benak orang ini sampe tega nidurin 8 orang gadis dibawah umur?

Jika diliat dari beritanya, orang ini ternyata sudah pernah dilaporkan sebelumnya tapi mungkin masih dalam pemrosesan. Mungkin untuk kedepan ne kita perlu punya sex offender registry seperti National Registry of Sex Offender ini ya untuk mempermudah polisi dalam mengungkap kejahatan – kejahatan serupa.

Yang menarik buat saya sekaligus membuat saya penasaran adalah hukuman yang akan diterima oleh orang ini nantinya. Menurut beritanya, dia bakalan dijerat dengan pasal perlindungan anak dengan hukuman maksimum 15 tahun penjara. Duh, menurut saya (yang lagi emosi berat) kalo cuman dihukum 15 tahun penjara rasanya kurang sebanding dengan kejahatan yang telah doi lakukan. Bisa ga ya, hukumannya jadi 8 x 15 tahun penjara? Tapi kalo dihukum selama itu rasanya orang ini malah bakalan jadi beban negara saja. Berikut ini beberapa skema hukuman yang saya bincangkan dengan teman saya:

  1. Kasih aja dia bawa 80kilo benih padi, aku taruh di pulau terpencil, suruh dia kerja dsana, pokoke setahun harus menghasilkan 20 ton padi, kalo dia bunuh diri ya udah
  2. Taruh aja di ragunan – buat makanan singa, biar ga usah beli daging
  3. Aku setuju juga kalo misalkan, si pelaku itu: ginjal, jantung, hati, dan mata si pelaku diambil, dijual, – kan banyak tuh jual-beli organ manusia, nah duite buat ganti rugi korban
  4. Disantet win, 2 taun ga bisa tidur dia- dbayang2i setan, piring-sendok-garpu masuk perut dia
  5. Dikebiri aja, terus kontolnya itu dibuat kalung dia, seminggu aja dia pasti bunuh diri kok
  6. Suruh aja memperkosa 8 ekor macan, singa, buaya, gajah ato biar keras kayak perawan terus perkosa badak aja sekalian (kan kulitnya keras tu).
  7. Ato gini aja, sebagai gantinya dia harus melayani hombreng 8 orang perhari/ masing-masing orang 8 ronde, selama 8 tahun (sedot maaaaasssss, kena gigi uang kembali)
  8. Kita kasih makan dia terus suruh ngebersihin sungai cikapundung dari ujung sampe ujung, ato sungai ciliwung (kalo di Denpasar, sungai Badung kali ya). Kalo mau kabur ya di-dor aja, mayatnya buat makanan singa ama macan aja di Ragunan.

Hukuman manakah yang paling tepat buat dia?

7 thoughts on “Statutory Rape

  1. Don’t agree! It’s a consensual relationship anyway. Whether it’s sexual or non-sexual, it’s already become rather common thing nowadays. It is wise NOT to put it in the same corridor with underage rape.

    Should we see numerous of other cases?

    In States itself, some well .. “cult” such as mormonic church practiced this activity (pairing little girl [14 years old] with grandpa in marriage). Although mormonic church claimed no longer practice this activity, some fractions are indeed still practicing it. I kinda forget already, but i think there was a recent news on it on Kompas (1 years ago?).

    Remember Indonesian ustadz who wish to marry 12 years old girl? Although with Kak Seto help, the sex part can be delayed until she reach legal age, the marriage was indeed happened already.

    Different people have different taste, some said “makin tua makin ada rasa”. Love is blind!

  2. Yah kalau di amrik sananya,kalau namanya sex offender terhadap anak2,,,dia tidak boleh dekat sama anak2 dan bisa dicek di websitenya,,siapa saja sex offender didaerahnya,,dan tidak kayak disini nama oknom nya disingkat2 sulit jadinya tk mengerti,,,beberkan saja semua,,,,

  3. Setelah saya pikir2, kenapa yah saya (khususnya) kok suka atau mencari-cari berita-berita yang seperti ini (berbau-bau sex). Lalu kadang-kadang berusaha mengomentari dengan bijak. Kasian pada korban (ini simpati yang bener loh). Tapi dibalik itu, entah kenapa, rasanya ada rasa “iri” juga sama pelaku. Yah, tentu dalam kasus-kasus tertentu saja.

  4. wah kedelapan alternatif hukumannya serem smua, win, tp masalahnya bisa ndak kita menangkap para pelakunya, kasus2 pemerkosaan di negeri kita kan msh banyak yang ditutupi karena alasan aib

  5. @karduz: well kar, kalo umur dibawah 17 disini dianggap belum mengerti masalah seksualitas. jadi itu ga bisa dianggap konsensual sexual relationship kar makanya disini disebutnya rape

    @bli noesa: benar sekali bli. disini emang ada listnya to. saya juga baru tau. harusnya kita mulai menerapkan cara yang sama seh bli

    @ngock: kamu ngiri dan pengen nge-sex sama anak underage juga ya? lah bahaya to. kalo aku seh mikirnya gimana kalo anakku, adikku ato sodaraku yang kena kayak gitu?

    @bli sur: dikurung bes enak. dapat tempat tidur gratis, makan gratis hehehe …

    @heri: iya juga seh her. aib soalnya ya …

  6. Eh @win,,,baru2 ini juragan di Sanur ketangkap polisi yang sering incar anak AbG,,Kayaknya orang2 beginian toh masih menganut mitos2 kuno bertambah banyaknya dapat dawur ulang oh salah,,,semakin banyaknya ngesek sama AbG bau kencur bertambah awet muda dan panjang umur,dan bertambah ampuh sesabukannya kone wakakakaaaaak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s