So Little Time So Much To Do …

Sepenggal lirik dari salah satu lagu Arkarna ini benar – benar menggambarkan situasi saya saat ini. Begitu banyak hal yang berada dalam antrian TODO list saya saat ini. Mulai dari mengerjakan tugas – tugas kuliah yang kian lama kian menumpuk (maklum menjelang akhir semesteran), tugas – tugas dari OpenMRS, sampai ke hal – hal yang dulunya mampu saya lakukan dengan nyantai seperti nge-blog, membalas komentar di blog saya ini serta blogwalking ke blog – blog teman – teman semuanya. Bahkan saya tidak sempat mengikuti topik – topik di milis yang saya ikuti.

Ah hari ini saya coba untuk menyempatkan diri menulis lagi setelah sekian lama tidak menulis. Ah sepertinya kemampuan saya untuk menulis pun sudah menguap semua. Memang benar kata orang kalo kemampuan akan lenyap kalo tidak pernah dilatih dan digunakan lagi (kalo superhero juga menghilang ga ya kemampuannya?).

Ada beberapa hal yang sebenarnya ingin saya tanyakan kepada rekan – rekan semuanya. Hal ini terkait dengan permisifisme saudara – saudara di Bali tentang seks pranikah dan hamil sebelum nikah. Kemaren saya mendengar kabar kalo salah satu saudara saya akan menikah dan pas saya tanya mengapa acaranya bisa mendadak kayak gitu, orang rumah dengan entengnya menjawab “Udah BL (beling, hamil)”.

Wah sepertinya hal ini sudah sangat umum dan sudah jadi hal yang lumrah buat orang – orang dirumah (Bali). Saya ingin mendengar tanggapan dari rekan – rekan semuanya tentang hal ini?

Apakah seks diluar nikah itu oke – oke aja buat rekan sekalian? Apakah hamil diluar nikah itu juga oke – oke aja buat rekan sekalian?

Your comment will be greatly appreciated.

2 thoughts on “So Little Time So Much To Do …

  1. depend on the reason bro…

    kalau pasangan itu sudah siap untuk menikah (sudah siap lahir batin) mungkin oke2 saja..

    tapi kalau pasangan tersebut belum siap menikah, contohnya kalau masih sekolah atau yang lainnya, ya itu akan jadi masalah kalau sampai hamil.

  2. ikut comment ya bli… sebenernya sih ga masalah mo hamil duluan kek, mau seks pranikah kek…

    cuman yang saya prihatin, kok kalo orang bali rata – rata nikah setelah hamil duluan yah, jadi kesannya kalo ga hamil ga dinikahin. Kalo dari kacamata ce bli, kesannya co itu kok yo terpaksa nikahnya, dan tar dijadiin alasan buat selingkuh sana sini ( banyak kejadian di sekitar saya bli )… ngeliat gitu, jadi makin takut buat merid nišŸ˜¦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s