Pencemaran Nama Baik

Wah pendaftaran untuk Google Summer of Code tahun ini officially sudah ditutup. Sekarang saatnya para mentor untuk meranking semua proposal yang masuk untuk organisasinya. Saya yang iseng melihat – lihat daftar organisasi terkesima dengan jumlah organisasi yang ikut kali ini. Perkembangan organisasi peserta sangat signifikan dibanding dengan saat pertama kali Google menggelar acara yang kini menjadi acara rutin tahunan ini. Setelah tahun kemaren ada tiga orang dari Indonesia yang menang hajatan ini, yakni mbak Nur Aini, kak Fuad, serta kak Salihun, semoga tahun ini ada lagi pemenang dari Indonesia dengan harapan suatu saat Indonesia bisa mengalahkan hegemoni China dan India untuk lingkup asia sebagai pemasok tenaga IT yang super duper keren.

Disaat orang – orang sudah melangkah maju di dunia IT, kita masih berjalan di tempat untuk masalah IT ini (kalo ga pengen dibilang kita lagi mundur ke jaman kuda ga pake celana). Diawali dengan pemblokiran Youtube yang kemudian *kemungkinan* akan diikuti oleh situs – situs lainnya. Saya kurang tau statusnya sampe mana sekarang perkembangan kasus pemblokiran ini, tapi tiba – tiba hari ini saya mendapat link dari Bli Suryawan kalo pemerintah akan mencari solusi yang lebih elegan dalam melakukan pemblokiran. Rilis beritanya mirip dengan blog saya sebelumnya lo, jadi GR ni, sapa tau aja dia baca blog saya ternyata hahahahaha …

Sebenarnya kalo saya pikir, sumber daya manusia Indonesia itu sama sekali tidak kalah dengan negara – negara lain yang sudah maju. Buktinya banyak sekali orang – orang Indonesia yang bisa dikatakan amat sangat sukses dibidangnya masing – masing, ga cuman di dalam tapi juga diluar negeri. Tapi entah mengapa, pemerintah sepertinya buta dalam memilih tokoh yang bisa dijadikan panutan. Yang dijadikan sebagai panutan adalah the wrong man in the wrong place. This time I mean totally wronggggg!!!! Wong bedanya blogger, hacker dan cracker aja ga tau, kok bisa diangkat jadi panutan geto loh. Yang bener aja donk.

Setelah sekian lama menghilang dari dunia maya, kali ini tokoh kita turun gunung kembali dengan berbekal kitab undang – undang informasi dan transaksi elektronik (UU-ITE). Konon katanya tokoh kita ini adalah tokoh yang dipercaya selaku Dewan Pakar UU-ITE, Pusident Mabes Polri, BNN, bahkan Arsip Nasional. Tapi lha wong dasarnya pendekar dari gunung tho ya, taunya ya cuman gunung, pohon dan halaman sekitar rumah. Mana tau dia tentang perkembangan peradaban yang terjadi semenjak dia menghilang dari peredaran.

Tiba – tiba entah kena petir ato gimana, si pendekar mengeluarkan comment tentang “serangan” terhadap situs Depkominfo dan Partai Golkar dan menuduh bang Enda Cs sebagai pelakunya. Entah dapat ide darimana pendekar kita satu ini. Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa biarlah sang waktu yang akan membuktikan. Ngekeks saya pas tau jawaban dia kayak gini hahahaha … Bilang aja ga punya bukti. Ga punya bukti kok malah nuduh orang ya? Bukankah ini merupakan salah satu bentuk asbun™? Bukankah ini salah satu bentuk pencemaran nama baik juga yang diatur oleh undang – undang yang di-pakar-in oleh tokoh kita ini? Ato mungkin tokoh kita sudah melakukan riset dengan hasil 68%™ kasus bisa dibuktikan oleh sang waktu ya. Ga tau juga saya. Cuman tokoh kita ini saja yang bisa tahu.

Tokoh kita juga membuat statement tentang blogger yang selalu bersifat negatif, suka mencela dan menjelek – jelekan kebijakan. Waduh kalo untuk yang ini kayaknya kita harus tanya balik, kalo semuanya positif dan memuji – muji pemerintah kayak gimana donk jadinya? Disinilah kelihatan ketidak dewasaan seseorang dalam menyikapi kritik. Harusnya blog yang isinya kritik dijadikan kontrol untuk introspeksi diri, karena dan hampir semua biasanya blog yang sifatnya mengkritik yang saya baca pasti menyertakan referensi mereka masing – masing. Saya sendiri berusaha untuk menyertakan bukti kalo mau menulis tentang kritik, contohnya tentang Mangku Pastika kemaren hehehe …

Mungkin benar juga kata mbok dewi, tokoh kita ini melakukan black campaign demi mencapai ke-selebritis-an dia seperti sekarang, sama halnya dengan dhani ahmad kemaren.

Hi Roy™

37 thoughts on “Pencemaran Nama Baik

  1. Yah itulah,,,orang2 Indonesia itu,,pintar2 semua,,sampai ada yang menang international olympiade di segala bidang(Fisika,Biologi,Matematika)dan banyak lagi,,,,,tapi setelah menang tidak didukung,,dengan pemerintah kita,,dan atau ada juga yg kuliah di top universitas di dunia,,,,Ilmunya ini tidak dipergunakan untuk membangun Bangsa/Negaranya,,,,malah dijadikan sebagai lahan perkebunannya sendiri,,,ah memangnya petani,,tapi nggak semuanya lhoooo,,,yah kalau semuanya bersatu demi Indonesianya,,,,jauh majulah kita ketimbang negara lainnya,,diJagad raya ini,,,,pendekar kali,,,wahahaahaaaa

  2. @bli noesa: benar bli. antara dua to dah biasanya. yang pertama, setelah menang olimpiade to biasanya dicuekin pemerintah. akhirnya malah kabur ke singapore ato negara tetangga lainnya. yang kedua, memang tidak ada niat untuk. tapi jarang sih ne, biasanya kebanyakan merasa kurang dihargai di rumah sendiri bli. maksudne gaji di rumah jauh lebih kecil daripada luar negeri hahahahaha … makanya jarang yang mau pulang dan mengabdi bangsa sendiri hehehehe …

  3. kepada yth
    sdr Nyoman Winardi
    di Pittsburgh

    Dengan hormat,

    Atas nama Oy Uyo Enterdelete, kami berharap Anda segera menghapus semua isi postingan ini. Sebab, kalau tidak, maka kami akan segera melaporkan Anda pada Bapak Anda di Gianyar. Anda telah melakukan pencemaran nama baik klien saya si pakar itu.

    Demikian pemberitahuan kami. Jika dalam waktu 2x 2 detik Anda tidak menghapusnya, maka komputer Anda akan segera mbleduk. Tunggu saja..

    Ngayogyokarto, 08-04-08

    Raden Mas Kanjeng Oy Oye!

  4. klo baru dikritik aja kaya gitu, gimana bangsa ini mau maju!
    kritik itu untuk mengevaluasi dari kesalahan2 bukan untuk membuat kemunduran. Kritik itu ada karena kita semua masih peduli dengan bangsa ini. Kita masih yakin kalau bangsa ini masih bisa menjadi negara yang maju. Mari kita wujudkan Indonesia menuju peubahan yang lebih baik.

  5. @bli anton: waduh sudah jadi mata – mata om oy uyo sekarang ya bli hehehehe …dibayar berapa sama dia bli? roy marmot dasar ya. pakar pornomatika indonesia …

    @om roy: waduh ada om oy uyo kasi komentar wakakakakaka … *kaburrrrr*

    @kak hangga: orang kok ga suka liat kritikan ya, kak. padahal kalo kritikannya membangun kan bagus. kita kan ga mencela. om oy uyo harus belajar bedain kritik dan celaan juga ni selain belajar bedain hacker cracker ama blogger hahahahaha … pakar apaan tu …

  6. @bli sur: xixixixixixi dari chat jadi blog. lo sekarang kuda masih belum pake celana ya? waduh berarti kita belum maju – maju donk dari dulu. waduh kirain kita udah maju hahahaha … ternyata masih segitu – segitu saja. waduh mau mau dia si oy uyo itu. penakut gitu kok orangnya hahahaha … semoga saya tidak dicekal …

    @bli agus: wakakakakaka … ichu bechul bli. pakar pornomatika gebleg. ga tau apa – apa kok dibilang pakar ya … heran deh …

  7. Iklan: dukung win for next mentor :p

    Ehm…
    Pagi-pagi lihat gosiptainment. Beritanya tentang ‘budaya’ anggota DPR yg suka tidur pas sidang, plus kemarin pejabat yg pada ketiduran pas kuliah umum, sampe2 si SBY marah2.

    Wis jannn, gini kok nggak mau dikritik. Sampai-sampai mau nuntut si Slank yg bikin lagu “Gosip Jalanan”. Sepertinya Indonesia berjalan kembali ke jaman pembungkaman.

  8. Tuh si Mas, biasanya kan jaga gerbang kraton, tp maren dia lepas dr ikatan rantainya, jd yaa….gitu deh…kayak ……yg lepas dr kandang.

  9. “Disinilah kelihatan ketidak dewasaan seseorang dalam menyikapi kritik. Harusnya blog yang isinya kritik dijadikan kontrol untuk introspeksi diri”

    Saya setuju sekali dengan kalimat ini bli…
    Top margotop dah…

  10. @bli yanuar: hehehehehehe ..

    @kak guzand: iya e pak. kayaknya indo mau mengikuti jejak cina ni. semua data mau ditekan biar ga keliatan. oy uyo gebleg seh ya. dikritik dikit aja langsung marah. orang ngritik kok dibilang mencela …

    @mas hasmi: hahahahahaha … ternyata penjaga keraton yang pake rante ya … pantesan aja yang di dalam kepalanya rada – rada kurang hahahahaha …

    @bli ady: hehehehehe makasi bli

    @bli rama: Liverpool menang bli hahahaha … saya nak belog bli. sing bani ikutan … indonesia kan mau mengikuti jejak ne china bli hahahaha …

    @bli nuarta: dapat apa bli sampe mau bikin blog tentang pastika hahahahaha … pasti tim sukses ya …

  11. Wah wahahahhh,kenapa orang nggak mau di kritik/koreksi?
    kalau kita dikritik berarti belum sepurna pengabdian kita ke bangsa/negara ini,,,hahahaaaa maunya dictator lagi nih?nggak zaman lagiiiii,

  12. @bli noesa: iya ni bli. sepertinya mau balik ke jaman diktator lagi …

    @bli artana: hehehehe … saya dukung partai oy uyo aja bli huahahahaha …

    @bli balizura: hahahahaha … kasian deh bli. selamat datang di indonesia bli …

    @bli arya: perang – perang …

    @winyo: belajar oi … besok ujian …

  13. Yah kalau nggak sejalan untuk kepentingan bersama dan membangun bangsa,,yah kita pasti tetap mengkritik yah,,,,
    kalau terus nggak mau di kritik kapan majunya anak bangsa ini,,,,wakakakkkka

  14. Yach maklumlah si RS khan dah beken di kalangan artis and punya duit banyak. dia lupa kalo awalnya seorang bolgger seperti kita kita ini

  15. Saya justru sebaliknya. Sangat bangga dengan keberadaan pendekar itu. Kebanggaan saya semakin bertambah karena begitu banyak kasus yang ditangani pendekar ini.

    Luar biasa memang kontribusi pendekar. Saya makin bertanya-tanya, apa di dadanya ada tulisan 212 ga ya?

    ah! ternyata saya salah bli win. Maksudnya saya bangga dengan wiro sableng 212 bukan sableng yang satu ini.

    rahajeng,
    I Belog

  16. Dik, Winyo.

    saya tidak dapet apa, dari Pastika-Puspayoga, ini saya lakukan hanya untuk solidaritas masyarakat bali, untuk menentukan pilihan.

    saya sudah menimbang, memilih, dengan baik dari 3 kandidat calon pilgub. dari ke 3 calon saya nilai baik dan buruknya untuk Bali, ternyata Mangku Pastika dan Puspayoga yang terbaik.

    so, saya juga pengurus DPD, PDI P Bali, yang diduduk di Departeman Bidang Ekonomi, merupakan tanggung jawab moral saya untuk dapat meyakinkan pemilih supaya tidak salah pilih seperti kucing dalam karung.

    thanks

  17. Pak Nuartha,

    pertanyaan saya di milis kok tidak dijawb. Kalo gitu ijinkan saya bertanya di “rumah” pak win ini saja.

    Apa jadwal kampanye sudah mulai? sehingga bapak terus mengirimkan link blog jagoan bapak ke milis?

    tolong dijawab,

    rahajeng I Belog

  18. Pingback: Random Thing (Again)! « -My Thoughts-

  19. @bli noesa: wah di bangsa kita ini banyak kok anggota pemerintah yang ga mau dikritik bli. mentalnya masih seperti anak – anak yang suka minta permen bli. susah memang untuk maju kalo kayak gini terus. kritikan kok dianggap mencela.

    @kak okta: *ikutan geleng – geleng kepala deh*

    @kak eko: huahahahahaha … memang oy uyo itu ga jelas buanget orangnya kok hahahahaha …

    @bli beni: huahahahahaha … salam ajak pak wira bli. wiro sableng, walaupun sableng tapi tidak melakukan kebohongan publik. lah kalo tokoh kita ini? tapeee deh …

    @bli nuarta: sip bli. bagus bli. tapi jangan sampe bli melakukan kebohongan publik seperti oy uyo ya. jangan sampe menjual opini tidak berdasar ataupun janji – janji palsu. saya terus terang sudah muak bli dengan yang namanya pemerintah.

  20. @bli ibelog: bli nuarta nak sibuk mungkin bli huehehehehe …

    @bli suryacx: hehehehe … tokoh aneh kok oy uyo to jadi memang ga penting untuk dibahas. salam kenal juga bli

    @bli arie: huahahahaha … semoga saja ada yang menang lagi dari indonesia bli. ceria itu apa bli? daihatsu ceria? ceria yang provide henpun to?

  21. Negara ga butuh orang pintar bro, tapi orang yg punya hati. Yg tergerak melihat segala anomali yang ada disekitarnya. Marilah orang2 muda idealis yang harus mengambil tongkat kepemimpinan di negara ini. De baanga tua cakluk ane be bek misi borok korupsi. Si pendekar itu tiiiit roy tiit suryo tiiit ya???? hehehehee

  22. @bli made eka: huahahaha … orang yang memimpin negara kita ga punya hati bli. kejam – kejam orangnya … yoi pendekar itu adalah bang oy uyo …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s