In The Verge of Darkness

Seperti blog sebelumnya, marilah kita buka blog hari ini dengan berita yang menggembirakan. Berita bagusnya adalah, tampilan dashboard wordpress yang baru amat sangat keren sekali. Setidaknya buat saya yang ga terlalu bisa bikin dhtml, xhtml, css dan script untuk mempercantik halaman web, merasa sangat puas dengan tampilan wordpress yang baru ini. Lebih neat, tidak bulky seperti tampilan dashboard sebelumnya. Selamat buat tim wordpress hehehehe …

The second thing is related to the title. Bangsa ini lagi – lagi berada di perbatasan dengan era kegelapan, dimana semua informasi yang masuk harus melewati sebuah saringan. Informasi yang tidak sesuai tidak boleh masuk. Yang boleh masuk hanyalah informasi yang sesuai dengan keinginan pemerintah saja. Yupz this is about pemblokiran youtube yang diprakarsai oleh menkominfo yang juga diikuti oleh beberapa situs – situs ]social networking seperti multiply dan myspace serta rapidshare dan metacafe. Alasan yang mendasari tindakan bapak mentri kita tercinta adalah potensi film Fitna yang dapat menimbulkan gangguan hubungan antar umat beragama dan harmoni antar peradaban tingkat global.

Seperti kita ketahui pelem Fitna adalah pelem yang kontroversial hasil karya seorang anggota parlemen Belanda, Geert Wilders. Sejak diluncurkan pelem ini memang mengundang banyak kontroversi. Para staff liveleak yang mengedarkan pelem ini di internet mendapat banyak ancaman dan menarik pelem ini dari peredaran. Pelem ini kembali ditampilkan di liveleak setelah adanya upgrade security[1].

Kembali ke pernyataan mentri kita, menurut saya itu adalah sebuah alasan yang tidak masuk akal sama sekali. Ini bukan cara untuk melindungi masyarakat, pak. Youtube juga sudah melakukan proteksi dengan hanya memperbolehkan user yang terdaftar dan umurnya mencukupi untuk menonton video ini.

Kalo diibaratkan, bapak menkominfo ini ingin membunuh tikus yang ada di dalam gudang tapi dia malah membakar gudangnya. Tikusnya mungkin mati mungkin tidak tapi yang jelas gudang beserta isinya bakalan habis dilalap api hahahaha (gaya cang gigis nok hahahaha …)

Dalam hal ini saya katakan tikusnya tidak mati karena bisa saja tikusnya menggali lubang ke tanah duluan sebelum gudangnya dibakar. Begitu pula halnya dengan pembredelan youtube ini, bisa saja saya yang tidak berada di rumah (-red Indo or Bali) ini mendownload videonya dan mengirim ke teman saya yang ada di rumah lewat yahoo mail or google mail. Lantas selanjutnya bapak menkominfo ini akan membredel juga yahoo mail dan google mail juga? Lalu kalau saya upload di megaupload, filefront, megashare, badongo dll semuanya bakalan diblok juga? Bagaimana kalau nantinya saya membaginya lewat jaringan p2p, itu juga bakalan diblok oleh pemerintah? What a stupid solution … as always …

Come on donk pak. Wake up and smell the coffee. Kalo semua diblok, kita memangnya mau balik ke jaman harmoko lagi ya? Semua media yang tidak sejalan harus diberangus. Bukankah ini berarti kita malah berjalan mundur lagi sekian puluh tahun (udah lupa si harmoko itu tahun berapa berkuasanya, sekarang idup ato matinya aja ga ketahuan). Kembali ke jaman kuda ga pake celana lagi kita ini, pak. Apakah nantinya internet akan menjadi internet yang isinya semua sejalan dengan pikiran pemerintah saja.

Kenapa kita tidak berusaha untuk mendewasakan pemikiran kita dalam menyikapi hal – hal seperti ini. Salah satu pemikiran yang menurut saya patut diacungi jempol adalah pemikiran dari Kak Satrianto ini. Dia berpendapat, kalo ada yang menjelek – jelekkan Islam seperti Fitna ini, maka yang sebaiknya kita lakukan adalah berbuat baik dan menunjukkan kalo Islam itu tidak seperti yang ada di pelem itu. Bukannya malah membalas dengan perbuatan anarkis yang malah menunjukkan kalo pelem itu memang berdasarkan kenyataan. Kak Satrianto, two thumbs up buat anda dengan pemikiran anda yang dewasa.

Pelem ini harusnya dianggap sebagai cambuk untuk menunjukkan bahwa kita orang – orang yang dewasa, orang – orang yang mampu mencerna pemikiran orang lain. Tetap tenang dan mampu melakukan manuver – manuver yang cerdas pada saat terdesak adalah ciri orang yang benar jenius. Dan menurut saya, lagi – lagi, membredel media adalah sebuah manuver yang tidak cerdas.

Beberapa dari anda mungkin berargumen bahwa saya sebagai non muslim tidak tau apa – apa tentang muslim. Well, saya tidak mau membawa masalah ini ke perspektif muslim – non muslim. Bagi saya pribadi agamaku adalah agamaku, agamamu ya agamamu. Buat apa saya ngurus agama kamu, lha wong saya masih punya lebih banyak urusan lain daripada ngurusin agama orang lain hahahaha … Yang lebih ingin saya tekankan disini ada tentang pembredelannya sendiri dan sikap yang seharusnya kita lakukan dalam menyikapi kejadian seperti ini. Entah sampai kapan pembredelan ini akan diberlakukan? Sampai pelem itu hilang dari youtube? Sepertinya hal yang sangat tidak mungkin. So, is it going to the verge of the darkness era again for Indonesia … We’ll see …

[1] Fitna (film)

26 thoughts on “In The Verge of Darkness

  1. Pingback: Media Districts Entertainment Blog » In The Verge of Darkness

  2. Iya Win, kaget juga kok Indonesia mengambil langkah seperti Cina sensor-menyensor web.
    Satu Youtube pulak!
    Tapi mungkin positifnya adalah produktivitas bisa jadi meningkat. Block Friendster, Myspace, Facebook aja sekalian hehehehe…
    Tapi bisa jadi dengan sensor-menyensor begini, akan banyak muncul aktivitas kreatif mencari “jalan belakang”.
    Sori soalnya ga terlalu tau tentant jaring-menjaring komputer, tapi bisa ga teorinya dari Indonesia pake free proxy dari luar gitu untuk ngakses situs yang diblok?

  3. Iya pak Pink, “Banyak Jalan Menuju YouTube”😛
    Selama masih dikasih salah satu akses, bisa aja dilakukan & bikin jadi manusia-manusia kreatip.
    Hmm…kok kesannya malah ngajari orang nggak jujur.

  4. ntar kalo indonesia yg diblok gak bisa akses internet kemana2 gmana? wah bener2 dalam kegelapan deh indonesia… kok ya pemerintah tuh pikirannya gampang2 susah yah… ada situs porno ya diblok aja… ada film yang nyerempet sara ya diblok aja… waduh semuanya maen diblok… katanya kita non blok (eh apa hubungannya yah? :P)

  5. Yah,,itu lah pemerintah kita maunya main blokiran melulu,nggak menyikapi dengan akal inteleknya ,supaya yang memblokir ini nggak ketauhan di mata publik,buntut2nya main main sogok2an,,,,diadili yah kalau udah penuh kantongnya,,,,katanya udah direformasi,,masih masin blokir2an,,,emangnya macet,hahaaaaaa

  6. nah kan. negeri ini memang makin gelap. gara2 satu film, masak semua langsung diblokir. negeri ini makin lalim.

    opiniku sendiri soal film fitna itu, kalau mmg isinya menjelek2an agama tertentu mmg bermasalah jg. tp tidak kemudian dg mlarang film itu beredar. bikin aja blog yg baik2 ttg agama tertentu itu. kayak blogku gitu. kan org jd tau kalo meski aku briman, tp tetep baik hati.😀

  7. @kak pinky: ichu bechulll kak pink. indo kan negara kaya. udah punya duit lebih dari cukup untuk memblok semua site. mau jadi negara tertutup ni kak pink hehehe …

    @kak guzand: wekekekeke … mungkin bisa tunelling dengan proxy *.be lagi. teringat masa – masa indah dulu. opo seh server sing .be kuwi pak?

    @bli sur: jangan takut lah. yang pertama diblok adalah saya hahahaha … blogger negatif, kalo istilahnya om oy uyo …

    @bli devari: wakakakaka … pakar pornomatika to bli …

    @kak ghozan: pemerintah kita amat sangat sakti sekali. takut kesaktiannya dibagi – bagi di internet makanya diblok … *nyambung ga ya?*

  8. @mbok arie: wakakakaka … awas multiply ne mbok arie di blok juga lo hahaha …

    @bli noesa: wakakakaka pemerintah kita memang ga jelas bli. semuanya yang dipikirin cuman kantong gen bli hahahaha … susah memang bli mengubah kebiasaan mikir kantong ini …

    @bli anton: paragraph terakhirnya mencurigakan sekali to isinya hahahaha … mau nguber tikus kok rumahe dibakar … gebleg …

    @mbok maria: ga bole mbok. mbok harus tetap mengabdi kepada mitrais. jangan mau ke luar negeri. hidup susah …

    @kak joesatch: hahahaha … memang bermutu tinggi kok kak. tenang aja hehehe …

    @kak hangga: selamat datang kembali kak. kemana aja ni hehehe …

  9. emangnya gimana tampilan wp yang sekarang?

    eeeh, wie… mbok pink patah hati lagi nih. (resiko buat orang yang gampang jatuh cintrong). huhu…. sekarang udah kapok dah pacaran. gak lagi dah! takut patah hati lagi. huhu…

  10. @mbok pink: tampilannya lebih seamless sekarang mbok. keren lah. tapi pasti lebih keren tampilan blog ne mbok lah hehehehe …

    waduh mbok, tetap semangat ya. life must go on mbok. kalo siap jatuh cinta berarti harus siap juga untuk patah hati. ayo semangat mbok … keep on smiling mbok …

  11. @Winyo,orang2 yg kerja untuk rakyat ini,susah berpikir untuk membangun bangsanya/Rakyatnya,,,jaman sekarang main blokiran,,,maksudnya ini supaya nggak ketahuan sama RaKyatnya,,,,,buntutnya ketahuan kalau udan dimejakan,,,,wahahahaaaaaa

  12. @bli noesa: hahahahaha … orang yang kerja untuk rakyat biasanya mikir kantong gen bli. pake blokir – blokiran segala. pasti dikira ngajak main catur pake blokir bli hahahaha … kenken kabar kentucky ne? nyanan kapan – kapan ngorta biin bli. ngorta lewat chat gen bli. yahoo messenger ato google talk gen bli hehehe …

  13. Pingback: Pencemaran Nama Baik « -My Thoughts-

  14. atas nama titah pemblokiran semua blog dg contain fitna, blog ini dalam waiting list untuk diblok. silakan segera kapling domain. jangan lupa pake domain dalam negeri ya.

  15. Untuk saudaraku keturunan Ismail, marilah menghadapi segala sesuatu dengan tenang tunjukanlah ahklak yang mulia tidak anarkis kita dapat mengambil pelajaran dan menilai akan kebenaran.

    Kita lihakt ahklak yang mulia dari non muslim…, saat gereja di bakar dan dirobuhkan di Situbundu Jawa Tengah oleh mereka beragama islam…..non muslim tetap tenang tidak anarkis seperti islam saat ini gara-gara film “FITNA”

    Ada pepatah yang indah dapat saya berikan pada keturunan Islmail:

    KOMAN DISEBERANG LAUTAN SAUDI ARABIA NAMPAK, SEDANG GAJA DIBIJI MATA UMAT MUSLIM GAK NAMPAK.

    SELAMAT MERENUNGKAN.

    wASSALAM.

  16. @bli yanuar: terima kasih sudah komen bli huehehehehe …

    @men bani: ampuuuunnnn. baiklah – baiklah men bani. saya takuttttt. jangan diblok blog saya ya …

    @pak nunu: keturuan ismail itu maksudnya apa ya pak? maaf saya nak belog (orang bodoh) jadi ga tau pak. terima kasih sudah mau mampir kesini.

    @kak daeng: terima kasih kak. sering – sering mampir ya huehehehehe …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s