Cross Religion Relationship

Mrs. Y: Eh, ortuku bertengkar lagi. Mereka menyinggung masalah agama lagi. Pengen banget rasanya ga menghiraukan masalah di rumah. Aku pengen jadi orang yang egois saja.

Mrs. Z: Aku udah ga sama Mr. K lagi. Biasalah, perbedaan semakin besar.

Itu adalah sepenggal curhat salah satu teman saya, Mrs. Y, kepada saya beberapa hari yang lalu. Teman saya ini berasal dari keluarga yang lumayan berada tapi kedua orang tuanya memeluk agama yang berbeda. Dia merasa keadaan keluarganya mempengaruhi kondisi psikisnya. Dia merasa takut dan tidak mau menjalani hubungan yang cross relationship karena dia takut hubungannya jadi seperti hubungan kedua orang tuanya. Tapi nasib berkata lain, dia saat ini sedang menjalani hubungan yang cross relationship dengan salah satu teman saya juga. Ah, takdir dari Tuhan memang selalu berusaha untuk menguji anak-Nya.

Sementara Mrs. Z ini teman saya yang lagi menuntut elmu di negeri kincir angin menjalani hubungan cross relationship dengan Mr. K yang sedang nambang emas di Grassberg. Mrs. Z merasa bimbang dengan hubungannya setelah memikirkan banyaknya pengorbanan yang harus dilakukan jika dia harus melanjutkan hubungannya ke tahap berikutnya dengan Mr. K ini. Dan merekapun akhirnya Mrs. Z memilih untuk menyerah saja dan memutuskan hubungan mereka walaupun Mr. K masih tetap percaya dan yakin dengan Mrs. Z ini. Mrs. Z juga tiap saya sapa selalu cerita kalo dia masih suka nangis memikirkan Mr. K tiap hari.

Saya ga abis pikir kenapa agama bisa menjadi masalah yang sangat besar dalam hubungan antar dua manusia. Bukankah agama itu adalah permasalahan pribadi seseorang? It’s a private relationship with the One up there. Kalo memang itu adalah masalah privacy, lalu kenapa agama harus dipermasalahkan? Terserah eik donk mau memeluk agama apa. Setelah bersama (entah merit ato pacaran), jangan pernah mempermasalahkan lagi tengan agama masing – masing. Saling membantu saja lah, kalo ibunya lagi ada acara keagamaan, bapaknya ya membantu. Begitu juga sebaliknya, kalo bapaknya ada acara keagamaan, ibunya juga wajib membantu. Hidup rukun, akur, toleransi, etc (entah apa lagi yang ada di buku PMP saya dulu)

Lalu kenapa orang sangat takut dengan hubungan cross relationship seperti ini? Menurut pendapat saya, ketakutan orang yang paling besar adalah ketakutan terhadap orang tua. Padahal sebenarnya orang tuanya sebenarnya takut juga yakni takut dengan keluarga dan masyarakat, takut jadi omongan nantinya. Entah kalo menurut teman – teman sekalian seperti apa. Yang jelas saya mau menghabiskan hidup saya bersama orang yang saya sayangi tidak peduli dia akan seagama dengan saya ato tidak. I just wanna live in peace …

Imagine there’s no countries
It isn’t hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people
Living life in peace…
imagine – the beatles

I just wanna live my life in peace with the one I love

10 thoughts on “Cross Religion Relationship

  1. agama itu soalan keyakinan, sbnrnya mirip dnegan komitmen, hanya saja susah untuk dijalankan klo tidak berbarengan. dan kata seornag temen yang pernah mengalaminya, kalau memang tak bener2 tangguh, akan susah ngelewatinnya. lebih susah dari yang dibayangkan.

  2. @mbok dewi: wah berat ya mbok? ah, masalah agama memang masalah paling pelik di dunia kayaknya huhuhuhuhu … berkurang deh jumlah gadis – gadis yang bisa aku sunting mbok hukz …

    @kak hangga: terlalu banyak perbedaan. mendasarnya masalah agama seh. memang sulit menyatukan agama hukz …

  3. apalah arti sebuah agama. agama adalah hubungan manusia dengan tuhan sedangkan cinta adalah hubungan manusia dengan manusia. kalo mau menikah tuhan ya agama harus diperhitungkan. tp kan mau nikah ama manusia jadi love no 1. agama no. 15

    wakakaka teori to ruuuu, secara pernah ga jadi gara2 agama hiks hiksss…agh my ex-lover dimanakah kau berada
    *tak tik tuk derrr, dijitak istri*

  4. @bli devari: huahahaha … ternyata ada yang punya pengalaman pribadi sama masalah gini ya. cieeeee dimana emangne sekarang dia bli? pasti benjol tingkat tiga ala shinchan ya bli hahahahahaha …

  5. setujuhhhhhhhhhhhh dengan bli winyo. saya bisa senewen kalo ada temen yang batal nganten gara2 menyerah sama agama. agama saya adalah perbuatan saya.

  6. @men bani: benar mbok, kasian kan hubungan dah bertahun – tahun malah putus ditengah jalan. kasian sekarang mereka berdua.

    @bu sakti: move on bu, terobos terus, bantai semua. sikat sikat sikat hahahahaha … sikat gigi maksudnya bu hahahahaha …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s