Ginada Jaya Prana

Wenten katuturan satua …
Wong tiwas mungguh ring gurit …
Sampun ia mepumahan …
Mangelah pianak tetelu …

Itulah sepenggal pupuh Ginada Jayaprana yang masih saya ingat sampai sekarang. Entah mengapa sangat sulit sekali mencari hal – hal seperti ini di internet. Disaat hampir semua hal bisa kamu temukan di internet, pustaka – pustaka kekayaan Bali seperti ini masih sangat sulit untuk ditemukan internet.

Saya yakin tidak banyak generasi muda di Bali yang masih mengenal tembang Sekar Rare, Sekar Alit maupun Sekar Agung saat ini. Semoga dengan di-upload ke internet akan meningkatkan gengsi pustaka – pustaka Bali ini di mata generasi muda sekarang. Sejauh yang saya lihat, generasi muda cenderung tidak mau mengikuti hal – hal yang tidak gaul dan ketinggalan jaman. Mungkin seharusnya ada upaya untuk membungkus semua itu supaya menjadi lebih menarik lagi, karena jika tidak, suatu saat semua itu hanya akan menjadi nama saja.

Semoga ada upaya untuk meng-upload data – data itu dan semoga salah satu budaya Bali itu tidak punah🙂

I Will Always Love Bali Forever

Pittsburgh, December 07, 2007


Kari alit …
Mawasta I Jaya Prana …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s